Matematika SD
Fondasi numerasi, aljabar, geometri, pengukuran, data, dan peluang untuk kelas I–VI.
Kurikulum nasional 2025, Matematika Fase A–C (umumnya kelas I–VI)
Terbuka untuk siapa saja tanpa login atau langganan: baca, bereksperimen, lalu uji pemahaman dengan kuis multi-format.
Fondasi numerasi, aljabar, geometri, pengukuran, data, dan peluang untuk kelas I–VI.
Kurikulum nasional 2025, Matematika Fase A–C (umumnya kelas I–VI)
Jalur Fase D yang menghubungkan bilangan, aljabar, geometri, pengukuran, data, dan peluang.
Kurikulum nasional 2025, Matematika Fase D (umumnya kelas VII–IX)
Matematika utama Fase E–F: fungsi, geometri, finansial, statistika, pencacahan, dan peluang.
Kurikulum nasional 2025, Matematika Fase E–F (umumnya kelas X–XII)
Matematika tingkat lanjut: polinomial, matriks, fungsi, trigonometri, vektor, distribusi, dan kalkulus.
Kurikulum nasional 2025, Matematika Tingkat Lanjut Fase F (umumnya kelas XI–XII)
Persiapan TKA SD/MI: bilangan, geometri, pengukuran, dan data sesuai kerangka asesmen 2025.
Kerangka Asesmen TKA SD/MI 2025 untuk pelaksanaan kelas V
Persiapan TKA SMP/MTs: bilangan, aljabar, geometri, pengukuran, data, dan peluang.
Kerangka Asesmen TKA SMP/MTs 2025 untuk pelaksanaan kelas IX
Persiapan TKA SMA/MA: bilangan, aljabar, fungsi, barisan, geometri, data, dan peluang.
Kerangka Asesmen TKA Matematika wajib SMA/MA/sederajat
SNBT Pengetahuan Kuantitatif: bilangan, perbandingan, aljabar, geometri, data, dan kecepatan berhitung.
SNBT — Pengetahuan Kuantitatif
SNBT Penalaran Matematika: memodelkan masalah nyata, menalar dengan data, dan menilai kewajaran hasil.
SNBT – Penalaran Matematika
TIU CPNS: kemampuan verbal, numerik, figural, dan penalaran analitis untuk seleksi kompetensi dasar.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS - subtes Tes Intelegensia Umum (TIU): kemampuan verbal, numerik, dan figural
Kalkulus I: limit dan kekontinuan, turunan beserta penerapannya, integral tentu dan tak tentu, serta fungsi transenden.
Perguruan tinggi — urutan topik berbasis Purcell, Varberg, dan Rigdon
Kalkulus II: teknik integrasi, deret tak hingga, koordinat polar dan parametrik, kalkulus multivariabel, serta kalkulus vektor.
Perguruan tinggi — urutan topik berbasis Purcell, Varberg, dan Rigdon
Statistika dan Probabilitas: statistika deskriptif, teori peluang, variabel acak, distribusi, inferensi, regresi, dan ANOVA.
Perguruan tinggi — berbasis Walpole, Myers, Myers, dan Ye
Olimpiade Matematika SD: keterbagian, kriptaritma, geometri bidang, pencacahan, sarang merpati, dan teka-teki logika.
Materi Pengayaan OSN Matematika SD (Kombinasi Silabus Puspresnas dan SASMO)
Olimpiade Matematika SMP: kekongruenan, Diophantine, pemfaktoran lanjut, Ceva dan Menelaus, kuasa titik, serta kombinatorika.
Materi Pengayaan OSN Matematika SMP
Olimpiade Matematika SMA: teorema Euler dan CRT, LTE, ketaksamaan klasik, persamaan fungsional, geometri lanjut, dan metode probabilistik.
Materi Pengayaan OSN Matematika SMA
Aljabar Linear: sistem persamaan linear, matriks, determinan, ruang vektor, transformasi linear, nilai eigen, hasil kali dalam, dan penerapannya.
Perguruan tinggi — berbasis Anton dan Rorres
Matematika Diskrit: logika, pembuktian, himpunan, teori bilangan, induksi, kombinatorika, relasi, graf, pohon, aljabar Boolean, dan teori komputasi.
Perguruan tinggi — berbasis Kenneth H. Rosen
Matematika Teknik: persamaan diferensial biasa dan parsial, transformasi Laplace dan Fourier, kalkulus vektor, analisis kompleks, serta metode numerik untuk memecahkan model rekayasa.
Matematika Terapan untuk Analisis Sistem, Fisika, dan Rekayasa